Grosir188.com - 01/FEB/2026
<br>

GROSIR188.com - Timnas Futsal Indonesia telah menutup babak fase Grup A Piala Asia Futsal 2026 dengan bermain imbang 1-1 melawan Irak. Pertandingan Timnas Futsal Indonesia vs Irak berlangsung di Indonesia Arena, Jakarta, pada Sabtu (31/1/2026) malam WIB. Gol tunggal Timnas Futsal Indonesia dicetak oleh Samuel Eko pada babak pertama. Sementara itu, Irak berhasil menyamakan kedudukan melalui skema power play dari sepakan Haedr Majed. Hasil ini memastikan Timnas Futsal Indonesia lolos ke babak perempat final Piala Asia Futsal 2026 sebagai juara Grup A dengan 7 poin. Setelah mengulangi kesuksesan empat tahun lalu. pelatih Timnas Futsal Indonesia, Hector Souto termotivasi untuk mencetak sejarah bagi skuad Garuda. Souto berambisi untuk membawa tim Merah Putih melangkah ke semifinal Piala Asia Futsal untuk yang pertama kalinya. “Langkah selanjutnya. Target selanjutnya tentu saja berusaha untuk lolos ke semifinal untuk pertama kalinya," ujar Souto setelah laga dikutip dari Antara, Sabtu (31/1/2026). "Inilah yang saya katakan kemarin, kami para pemain mengukir sejarah. Dengan bantuan para pelatih dan klub mereka dengan mendukung mereka sepanjang tahun,” sambungnya. Timnas Futsal Indonesia dipastikan melawan Vietnam pada babak perempat final yang pada laga lainnya kalah 0-1 melawan Thailand. Laga perempat final Timnas Futsal Indonesia vs Vietnam dijadwalkan pada Selasa (3/1/2026) di Indonesia Arena, Jakarta. Menurut Souto, tekanan kali ini justru ada pada Vietnam yang sudah memiliki pengalaman lebih dalam turnamen AFC. “Kami tidak punya apa-apa untuk kehilangan. Jika ada yang merasakan tekanan, itu Vietnam karena mereka sudah beberapa kali ke semifinal,” tegasnya. Sebelumnya, Indonesia menunjukkan performa yang meyakinkan dengan meraih dua kemenangan atas Korea Selatan (5-0) dan Kirgistan (5-3). Meski demikian, Souto membantah anggapan bahwa timnya bermain defensif saat melawan Irak, terutama di babak kedua. “Anda keliru. Ketika kami bermain empat melawan empat, tim saya menerapkan permainan menyerang. Maka kami bermain bertahan saat mereka menerapkan power play, karena mereka mengejar peringkat pertama (Grup A)." "Kami ingin mengamankan peringkat pertama grup karena jarang Indonesia mendapatkan posisi pertama grup di kejuaraan Asia,” kata pelatih asal Spanyol tersebut. Hector Souto menilai jika tim asuhnya berhasil membatasi ancaman yang ada dengan pertahanan yang solid sepanjang pertandingan. “Hari ini mereka hanya banyak menembak dari jarak jauh. Kami tidak memberikan terlalu banyak masalah kepada mereka,” ujarnya. Hector Souto menjelaskan bahwa Indonesia memilih untuk bertahan di area 12 meter karena posisi anchor lawan terlalu jauh untuk dikejar dan berpotensi membuka ruang di lini belakang. “Yang mereka inginkan adalah kami menekan, lalu mereka memanfaatkan ruang di belakang. Kami harus pintar dan menunggu momen yang tepat,” tambahnya. Pelatih berusia 44 tahun ini juga menilai gol yang tercipta ke gawang Indonesia adalah akibat dari kesalahan timnya sendiri. “Kami terlalu turun ke dalam. Itu sedikit bodoh dan harus kami pelajari,” kata Souto. Menghadapi Vietnam, ia menyebut laga bertajuk derbi Melayu itu memang sangat layak dinantikan mengingat level tim-tim ASEAN cukup berimbang. Meski begitu, ia menegaskan target absolut yaiut meraih kemenangan dan lolos untuk petama kali ke semifinal. “Di Asia Tenggara, Malaysia, Thailand, Vietnam, dan Indonesia, semua bisa saling mengalahkan,” ujarnya. “Kami hanya menyiapkan pertandingan dan menetapkan tujuan. Dan tujuan kami sekarang adalah melangkah ke semifinal,” tutup Souto.