*Liam Rosenior Pertanyakan Profesionalisme Pemain Chelsea Usai Digilas Brighton 0-3

GROSIR188.com - 23/APRIL/2026

image.png

GROSIR188.com - Liam Rosenior meluapkan amarahnya usai laga Brighton vs Chelsea pada pekan ke-34 Liga Inggris 2025-2026 yang berakhir dengan skor 3-0.

Pertandingan Brighton vs Chelsea yang digelar di Stadion American Express, Rabu (22/4/2026) dini hari WIB tercatat sebagai kekalahan kelima secara beruntun yang dialami The Blues di Liga Inggris.

Gawang Robert Sanchez dengan mudahnya dibobol tiga kali oleh Brighton melalui Ferdi Kadioglu (3'), Jack Hinshelwood (56'), dan Danny Welbeck (90+1').

Kekalahan ini sulit diterima oleh Rosenior yang sebelum lama menegaskan perlunya perubahan besar dalam skuadnya.

"Jauh sekali. Jauh sekali. Tidak dapat diterima dalam setiap aspek permainan. Saya terus membela para pemain, penampilan malam ini tidak dapat dibenarkan."

"Cara gol yang kami kebobolan, duel yang kami kalahkan. Sesuatu harus berubah secara drastis di sini, sekarang juga," kata Rosenior dikutip dari Sky Sports.

Ia juga mulai jengah dengan penampilan para pemainnya yang selama ini ia bela jusru tampil sangat buruk di laga ini.

"Mengapa? Kita perlu bercermin. Saya perlu bercermin. Tapi saya tidak bisa terus-menerus keluar dan membela beberapa hal yang kita lihat. Manchester United, hasil sebenarnya tidak sesuai harapan, tetapi saya merasa kita telah berbalik arah," tambahnya.

Rosenior mengatakan jika hanya tiga sampai empat pemain yang tampil penuh semangat pada laga ini.

Hal tersebut yang sulit untuk ia terima mengingat para pemain tersebut membela klub sebesar Chelsea.

"Sikap dan semangat secara umum kurang, tekad dari tiga atau empat pemain dari sebelas pemain inti. Itu sama sekali tidak cukup untuk klub ini."

"Saya tidak bisa berbohong. Saya mengatakan yang sebenarnya. Itu adalah penampilan yang tidak dapat diterima di setiap level," ujar Rosenior.

Menurutnya, kekalahan telak di kandang Brighton sama sekali tidak ia hendaki. Rosenior berharap apa yang terjadi di laga ini tidak akan terjadi di laga berikutnya.

"Anda bisa berbicara tentang kurangnya kepercayaan diri, atau hasil yang tidak sesuai harapan. Itu bukan representasi dari apa pun yang ingin saya lihat, dan saya tidak akan pernah melihatnya lagi," tegasnya.

Rosenior juga mempertanyakan profesionalisme para pemain Chelsea yang dianggapnya sangat buruk.

Mantan pelatih Strasbourg itu bahkan mengklaim pertandingan ini menjadi salah satu yang sulit diterima dalam kariernya.

"Penampilan dari segi profesionalisme sangat buruk. Ini benar-benar malam yang sangat sulit, malam tersulit—bukan hanya di klub sepak bola yang luar biasa ini—tetapi dalam karier saya. Beberapa hal yang saya saksikan hari ini, saya tidak ingin pernah melihatnya lagi," tandasnya.

Rosenior menyindir gairah para pemainnya yang mulai pudar dan terkesan menyerah dengan keadaan.

"Anda harus bertanya pada para pemain. Jika Anda bermain di klub sepak bola elite ini, atau klub sepak bola mana pun, bahkan dituduh menyerah saja sudah tidak dapat diterima. Itu saja yang akan saya katakan," sambung Rosenior.

Meski gagal mengamankan poin di laga ini, Rosenior menegaskan skuad asuhannya harus segera bangkit jelang laga semifinal Piala FA melawan Leeds United akhir pekan nanti.

"Saya merasa sakit hati, saya merasa mati rasa. Itu tidak mewakili saya. Itu sama sekali tidak mewakili klub sepak bola ini. Itu harus berubah, dimulai dengan semifinal Piala FA pada hari Minggu," tuturnya.