PSSI Desak I League Tingkatkan Standar Pemain Asing di Super League
JAKARTA – Ketua Umum PSSI, Erick Thohir, mendesak agar I League selaku operator kompetisi, meningkatkan standar pemain asing di Super League. Ia mengingatkan jangan sampai ada agen pemain yang nakal dan membuat klub tertipu.
Saat ini, ratusan pemain asing berkiprah di Super League 2025-2026. Tak hanya itu, ada juga beberapa pemain naturalisasi Timnas Indonesia yang memilih untuk melanjutkan kariernya di Tanah Air.
Erick tak mempermasalahkan fenomena ini dan menghargai keputusan setiap pemain. Namun begitu, ia mengingatkan ada dua poin yang diminta PSSI untuk meningkatkan kualitas Super League musim selanjutnya.
Poin pertama adalah standardisasi agen pemain yang harus lebih jelas. Erick mengatakan, hal ini penting agar tidak ada lagi agen nakal yang bermain di kompetisi sepakbola Indonesia.
Yang terpenting yang saya bilang sama liga, perbaikan sistem di liga mengenai tentu standardisasi agen-agen pemain, ini harus segera diterapkan di tahun ini," tutur Erick di Jakarta, dikutip pada Jumat (29/8/2025).
Yang kedua, saya juga minta standarisasi pemain asing yang main di liga di tahun depan, tahun 2027, ditingkatkan. Seperti ada aturan di beberapa negara lain," jelas Erick.
Jadi supaya pemain asing yang bermain di liga ini memang kualitasnya bagus. Ini yang saya sudah kirim surat kepada liga, dan liga punya komitmen itu," pungkasnya.